in ,

Cara Bedakan Benjolan Tumor dan Kanker Payudara

Apa saja perbedaan tumor dan kanker payudara yang perlu diketahui?

Perbedaan tumor dan kanker payudara – Kanker payudara merupakan ancaman serius bagi kaum hawa. Bagaimana tidak, prevalensinya menempati urutan wahid jenis kanker paling banyak pada wanita, baik di dunia maupun di Indonesia. Untuk itu, wanita perlu lebih waspada dengan rutin melakukan pemeriksaan pada payudaranya.

Namun tidak semua benjolan di payudara adalah kanker, Selain kanker benjolan bisa berupa tumor jinak, Faktanya, hanya 15 persen dari benjolan yang bisa berkembang menjadi kanker. , namun keduanya tetap perlu diwaspadai.

Perbedaan tumor dan kanker payudara

Tumor jinak cenderung lebih tidak berbahaya daripada kanker karena tidak menyebabkan kegagalan organ yang dihinggapinya.

Perbedaan tumor dan kanker yang pertama kanker lebih cepat bertumbuh dibandingkan dengan tumor. Dalam 8-200 hari, sel-sel kanker bisa membelah dengan sangat cepat. Sementara tumor jinak pertumbuhannya lebih lambat.

Kedua, ketika diraba, benjolan kanker terasa padat dan keras. Sel-sel kanker bila teraba rasanya akan seperti meraba tulang. Sementara itu, benjolan tumor akan teraba lebih lunak. Benjolan tumor pun bisa mengalami pergeseran jika ditekan, tidak seperti kanker yang kaku. Ini karena sel-sel kanker umumnya melakukan infiltrasi (penyusupan) terhadap jaringan-jaringan di sekitarnya, maka sulit untuk digerakan.

Benjolan akibat kanker yang sudah berkembang lebih lanjut juga menyebabkan perubahan pada permukaan payudara, misalnya puting yang tertarik ke dalam.

Pemeriksaan payudara yang dilakukan secara rutin akan meningkatkan sensitivitas pemeriksanya untuk mendeteksi adanya benjolan. Artinya, kemampuan membedakan antara benjolan kanker dan tumor juga meningkat. Jika secara rutin pemeriksaan payudara sendiri, maka benjolan berukuran 1,2 sentimeter sudah dapat teraba,

Kanker payudara merupakan pertumbuhan yang tidak normal dari sel-sel payudara yang berubah menjadi ganas. Saat ini, kanker payudara adalah kanker yang paling banyak dialami oleh wanita di seluruh dunia. Di Indonesia, kasus kanker payudara mencapai 35 persen dari total kasus kanker.

Baca juga : Ciri dan penyebab kanker payudara

Penanganan

Penanganan untuk tumor jinak bervariasi, tergantung pada jenis dan tingkat keparahan. Pada beberapa kasus, penanganan tumor jinak tidak memerlukan tindakan pembedahan.

Namun pada dasarnya, dokter akan sangat waspada jika suatu benjolan memiliki potensi untuk menyebabkan nyeri dan gangguan kesehatan. Bila sudah demikian, maka dokter tetap menyarankan untuk melakukan operasi pengangkatan meskipun benjolan bersifat jinak.

Hal ini juga sekaligus untuk mengantisipasi adanya kemungkinan perubahan sifat tumor jinak payudara menjadi tumor ganas.

Baca juga : Obat Kanker Payudara Alami yang Ampuh

Untuk itu, setiap wanita harus disiplin memeriksa payudara sebagai proses deteksi dini. Salah satu caranya adalah dengan melakukan SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri. Apalagi, jika terdapat riwayat keluarga atau sudah pernah mengalami benjolan di payudara maupun kanker payudara sebelumnya.

Baca juga : Pengalaman Sembuh dari Kanker Payudara Tanpa Operasi

Semoga informasi perbedaan tumor dan kanker payudara ini bisa memberikan wawasan lebih tentang seluk beluk penyakit pada organ payudara.

 

 

Written by Obat Herbal

Obatherbal-murah.com adalah blog informasi kesehatan terutama pengobatan secara alami dan tradisional agar dapat membantu meningkatkan kualitas Kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

“Intip Vagina Aku”, Deteksi Kanker Serviks

Penderita Kanker Payudara Mudah Emosi