in , ,

Obat Kanker Hati Herbal Alami Paling Ampuh

Gejala Penyebab dan Obat Kanker Hati Paling Ampuh

Gejala penyebab dan obat kanker hati paling ampuh  apakah kanker hati bisa sembuh total? cara menyembuhkan kanker hati tanpa operasi adalah dengan obat herbal kanker hati ganas, ramuan tradisional tanaman obat kanker hati paling ampuh. Sebelum membahas obat alami kanker hati yang ampuh, marilah kita bahas Gejala dan penyebab kanker hati.

Hati merupakan salah satu organ paling penting dalam tubuh kita. Hati sebagai kelenjar penghasil cairan empedu yang berfungsi mengaktifkan lipase, mencerna lemak serta membantu daya absorpsi lemak dalam usus. Apabila terjadi penyumbatan saluran empedu dalam hati, empedu akan masuk ke dalam peredaran darah akibatnya kulit akan menjadi kekuningan. Orang yang mengalami hal demikian sering disebut menderita penyakit kuning.

Hingga kini belum ada organ buatan ataupun peralatan yang dapat menggantikan semua fungsi hati. Beberapa fungsi hati dapat digantikan dengan proses dialisis hati, tetapi teknologi ini masih terus dikembangkan untuk perawatan penderita gagal hati. Atau bagi mereka para penderita kanker hati.

Mengutip sumber dari wikipedia.org, Kanker hati merupakan kanker yang muncul dari hati, bukan karena keganasan dari organ lain yang menyebar ke hati ataupun metastasis ke hati. Tanda dan gejala klinis yang biasa ditemukan meliputi hepatomegali atau pembesaran hati, sakit perut, ikterus, atau gangguan hati lainnya.

Gejala kanker hati

Banyak orang yang tidak mempunyai gejala dan tanda-tanda saat tahap awal kanker hati. Beberapa gejala awal penyakit liver atau kanker hati yang sering dan paling umum terjadi:

  1. Tanda awal seseorang terkena liver adalah adanya peradangan pada hati.
  2. Urin akan berwarna gelap, hal itu terjadi seiring meningkatnya kandungan bilirubin pada darah akibat kanker yang akan diteruskan menuju urin, sehingga urin dalam keadaan normal berwarna jernih atau kuning pucat, akan berubah menjadi kuning gelap maupun coklat.
  3. Sering merasakan mual dan ingin muntah, serta mengalami diare.
  4. Menurunnya nafsu makan
  5. Sering merasa mudah capek, letih, lesu yang berkepanjangan disertai feses menjadi pucat. Oleh karena itu waspadalah karena ini bisa jadi gejala kanker hati.
  6. Adanyan perubahan pada sistem imunitas tubuh yang naik turun
  7. Berat badan mengalami penurunan secara cepat.
  8. Pembesaran pembuluh darah, kadar gula darah rendah.
  9. Terjadi anemia (kurang darah)
  10. Menurunnya libido atau gairah seksual.
  11. Merasakan pegal linu dan nyeri di persendian
  12. Warna mata dan kulit menjadi kekuningan.
  13. Adanya bau mulut dan bau badan
  14. Mudah memar bila terbentur atau jatuh dan pendarahan di hidung karena kurangnya protein dalam tubuh.
  15. Pada sebagian penderita penyakit hati, terutama kaum wanita akan mengalami siklus menstruasi tidak teratur dan masalah keputihan tidak normal.
  16. Adanya rasa nyeri dibagian perut akibatnya perut membusung. Hal ini terjadi akibat hati mengalami pembengkakan, kemudian naik ke rongga perut bagian atas dan menjadikan sulit bernapas.

Itulah beberapa dari ciri-ciri atau gejala kanker hati, apabila Anda sering merasakan gejala seperti diatas, maka sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Penyebab Kanker Hati

Secara pasti yang menjadi penyebab kanker hati belum diketahui, tetapi penyakit kanker hati diperkirakan sangat berkaitan dengan rusaknya jaringan pada sel-sel hati, seperti sirosis hati.

Sementara itu yang menjadi penyebab sirosis hati adalah Infeksi virus hepatitis B atau hepatitis C, Mengkonsumsi alkohol  secara berlebihan, dan kondisi lain yang dapat merusak jaringan hati.

Jenis Penyakit Kanker Hati

Penyakit kanker hati primer terbagi dalam beberapa jenis atau tipe, yaitu :

1. Hepatocellular carcinoma (HCC).

Hepatocellular carcinoma merupakan jenis penyakit kanker hati yang paling umum menyerang anak-anak dan orang dewasa. Kanker Hepatocellular carcinoma dimulai dari hepatocytes yang merupakan tipe utama sel hati.

2. Cholangiocarcinoma.

Penyakit Kanker jenis cholangiocarcinoma berasal dari saluran kantung empedu.

3. Hepatoblastoma.

Kanker hepatoblastoma merupakan jenis kanker langka yang menyerang anak-anak usia 4 tahun ke bawah. Untuk pengobatan jenis kanker ini banyak yang berhasil disembuhkan.

4. Angiosarcomadan hemangiosarcoma.

Angiosarcomadan hemangiosarcoma merupakan jenis kanker langka yang dimulai dari pembuluh darah dalam hati yang tumbuh secara cepat.

Faktor risiko penyakit kanker hati

Beberapa faktor yang menjadi penyebab risiko kanker hati meningkat adalah:

  1. Jenis kelamin.
    Jenis kelamin laki-laki lebih banyak menderita kanker hati daripada kaum wanita
  2. Usia.
    Kanker hati banyak menyerang seseorang yang berusia 20 hingga 50 tahun
  3. Infeksi kronis
    Orang yang menderita infeksi kronis virus hepatitis tipe B atau C akan mengalami peningkatan risiko kanker hati
  4. Sirosis hati.
    adalah kondisi di mana jaringan hati mengalami kerusakan yang meningkat hingga tidak dapat disembuhkan, akan meningkatkan peluang menderita kanker hati
  5. Penyakit hati tertentu yang diturunkan dalam keluarga.
    Hemochromatosis, hepatitis dan Wilson’s desease merupakan kondisi yang bisa meningkatkan risiko terhadap kanker hati
  6. Diabetes.
    Orang yang memiliki kadar gula darah tinggi akan berisiko menderita kanker hati
  7. Nonalcoholic fatty liver disease.
    kumpulan lemak dalam hati akan meningkatkan risiko kanker hati
  8. Racun aflatoxins.
    Mengkonsumsi makanan dengan terkontaminasi racun aflatoxins dapat meningkatkan risiko kanker hati.
  9. Konsumsi alkohol
    Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan akan meningkatkan risiko kanker hati.
  10. Obesitas
    Obesitas atau kelebihan berat badan juga menjadi penyebab risiko kanker hati.

Cara Pencegahan kanker hati

Secara umum pencegahan terhadap risiko kanker hati dapat dimulai dengan menerapkan pola hidup sehat seperti mengatur pola makan dan olahraga secara teratur serta hindari merokok dan minuman keras.

Secara spesifik pencegahan terhadap penyakit kanker hati akan dibagi menjadi 3 bagian yaitu pencegahan primordial, pencegahan primer, dan pencegahan sekunder.

1. Pencegahan primordial

Pencegahan primordial adalah pencegahan dilakukan terhadap orang yang belum terpapar faktor risiko kanker hati. Pencegahan yang bisa dilakukan adalah :

  1. Mengonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur serta dengan gizi seimbang.
  2. Hindari Daftar makanan berkolesterol tinggi dan makanan yang mengandung bahan pengawet dan pewarna.
  3. Mengonsumsi vitamin A, C, E, B kompleks serta suplemen yang bersifat antioksidan, untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  4. Menerapkan pola hidup sehat, jangan tidur larut malam (sering begadang) karena sangat berbahaya terhadap kesehatan hati.

2. Pencegahan primer

Pencegahan yang dilakukan terhadap orang yang sudah terpapar faktor risiko agar tidak sampai menderita sakit. Pencegahan primer ini bisa dilakukan dengan :

  1. Memberikan imunisasi hepatitis B pada bayi dengan segera, sehingga generasi yang akan datang virus hepatitis B dapat dibasmi.
  2. Memberikan penyuluhan tentang virus hepatitis, agar kanker hati dapat dicegah dengan perilaku hidup sehat.
  3. Hindari makanan dan minuman beralkohol, karena alkohol dapat meningkatkan risiko terkena kanker hati.
  4. Hindari makanan yang berjamur, karena berisiko mengandung jamur Aspergillus flavus yang dapat menjadi faktor risiko terkena kanker hati.
  5. Batasi konsumsi sumber radikal bebas, dan konsumsi antioksidan tinggi sebagai pelawan kanker.

3. Pencegahan sekunder

Adalah melakukan upaya terhadap orang yang sudah sakit agar cepat sembuh dan menghambat progresifitas penyakit melalui diagnosis dini serta pengobatan yang tepat. Dan biasanya ini dilakukan dengan pengobatan secara alami yang bebas efek samping dengan cara mengkonsumsi obat kanker hati tradisional.

Diagnosis Kanker Hati Sedini Mungkin

Semakin cepat terdiagnosis kanker hati, semakin efektif pula cara mengatasinya.

Pada kenyataannya dari 5 orang pengidap kanker hati, hanya 1 orang yang dapat bertahan hidup, setidaknya satu tahun setelah terdiagnosis mengidap kanker hati. Dan dari 20 orang penderita kanker hati, hanya 1 orang dapat bertahan hidup setidaknya dalam lima tahun setelah terdiagnosis. Hal ini diakibatkan 9 dari 10 orang penderita kanker hati baru terdiagnosis setelah kanker sudah memasuki stadium lanjut.

Oleh karena itu sangat disarankan bagi orang yang memiliki risiko tinggi terhadap kanker hati, agar segera memeriksakan secara rutin dan teratur, agar dapat didiagnosa sedini mungkin. Orang-orang yang memiliki risiko tinggi menderita kanker hati adalah mereka yang sudah positif terinfeksi hepatitis C atau pernah menderita sirosis hati.

Cara Mengobati Penyakit Kanker Hati

Cara pengobatan kanker hati dilakukan biasanya ditentukan tingkat stadium kanker hati yang diderita pasien. Setidaknya ada empat tingkat atau stadium kanker hati.

Kanker Hati Stadium 1 :
Pada kanker hati stadium 1 bersifat lokal dan masih dapat diangkat melalui tindakan operasi. Besarnya tumor biasanya masih kurang dari ukuran 2 cm. Tumor ini terletak di daerah tunggal hati dan masih dapat dilakukan pengangkatan dengan cara pembedahan.

Kanker Hati Stadium 2 :
Penyakit Kanker hati stadium 2 masih bersifat lokal dan dapat dilakukan operasi. Tetapi kanker hati stadium 2 ini, adanya satu atau lebih kanker yang timbul di lokasi hati. Akan tetapi kanker belum menyebar ke bagian kelenjar getah bening atau pembuluh darah yang berdekatan.

Kanker Hati Stadium 3 :
Pada kanker hati stadium 3 biasanya tumor sudah berukuran diatas 2 cm. Tetapi pada tahap ini, kanker belum menyebar ke bagian organ tubuh lainnya.

Kanker Hati Stadium 4 :
Pada tahap kanker hati stadium 4, satu lobus hati ayau lebih kemungkinan sudah menyebar ke kelenjar getah bening yang letaknya berdekatan, ataupun jaringan lain (tapi bukan kantong empedu).

Semakin cepat pengobatan herbal yang Anda lakukan pada kanker stadium awal, maka proses penyembuhan akan berjalan lebih cepat, dibandingkan dengan cara mengobati kanker hati yang dilakukan ketika sudah memasuki stadium lanjut, yakni stadium 3 dan stadium 4 ( stadium akhir ).

Obat Kanker Hati Alami K-Muricata

Obat herbal K-Muricata merupakan obat alami untuk pengobatan kanker hati terbaik yang ampuh sebagai cara menyembuhkan kanker hati tanpa operasi.

Kanker Payudara Sembuh dengan Obat Herbal K-Muricata

Kandungan obat kanker hati K-Muricata berkomposisikan daun sirsak dan ekstrak keladi tikus yang diproses dengan bioteknologi canggih dan ditangani oleh tangan-tangan ahli di bidang herbal sehingga menghasilkan produk herbal terbaik dan berkualitas tinggi.

Mengapa K-Muricata efektif sebagai obat kanker hati? Jawabannya ada pada senyawa acetogenins di dalam daun sirsak, yang memiliki fungsi untuk menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker dan menghentikan penyebaran sel kanker hati lebih jauh lagi. Bahkan dalam studi laboratorium, acetogenins dapat membunuh beberapa jenis sel kanker hati yang tahan terhadap obat kemoterapi tertentu (multi drug resistence/MDR), antara lain seperti Adriamicyn, Vinblastin dan Vincristin.

Kemudian Ribozome Inactivating Proteins (Rips) pada ekstrak keladi tikus akan melemahkan sel kanker yang ada, dengan cara memblokir suplai energi ( ATP ) bagi sel kanker, sehingga lama kelamaan sel kanker akan mati.
Menurut sejumlah literatur, efektivitas ekstrak daun keladi tikus untuk obat kanker hati menghambat sel kanker diduga karena mengandung senyawa golongan triterpenoid. Triterpenoid bekerja dengan menghambat enzim DNA, yang berperan dalam proses replikasi dan proliferasi sel kanker.

Kekuatan gabungan senyawa Acetogenins dan Rips akan menghasilkan kekuatan pembunuh kanker yang sangat dahsyat. Inilah rahasia keampuhan obat kanker hati alami K-Muricata dalam menumpas penyakit kanker hati.

PENELITIAN

Dakam penelitian yang dilakukan oleh Universitas Purdue, West Lafayete, Indiana, USA, Pada tahun 1997 mengungkapkan keampuhan Acetogenins dalam mengatasi sel kanker. Acetogenins diteliti sebagai penghambat yang kuat proses reaksi enzimatis di dalam membran sel kanker dengan cara memblokir sumber energinya yaitu ATP (Adenosine Triphosphate) sehingga membuat sel kanker mati.

Menurut hasil penelitian dari Jerry L Mc Laughlin dari Sekolah Farmasi Purdue of University pada 1998 Acetoginin dari daun sirsak yakni muricoreasin dan murihexocin bersifat sitotoksik pada sel tumor ganas.

Pada tahun 2002 penelitian di Jepang menemukan bahwa acetogenin di dalam daun sirsak mampu membunuh sel-sel kanker, dimana daya bunuhnya lebih baik dari kemoterapi. Salah satunya adalah  penelitian oleh Naoto Kojima dari farmasi osaka university, berhasil mensintesis senyawa cetogenins yang bersifat antitumor. Selain itu Kojima juga mensintesis senyawa murisolin ( salah satu turunan acetogenins ) yang menunjukan aktivitas sitotoksik pada sel tumor manusia dengan potensi antara 105-106 kali adriamycin.

Pada tahun 2003 hasil penelitian di Taiwan menghasilkan temuan bahwa acetogenin dalam daun sirsak ampuh untuk mematikan sel-sel kanker, seperti : kanker ovarium, serviks, payudara, dan kulit. Peneliti asal Taiwan yakni Chang Fr dan Wu YC dari Graduate Institute of Natural Product, Khaohsiung Medical University, sukses mengisolasi 7 senyawa kelompok acetogenins dari daun sirsak. Senyawa itu menunjukkan efek sitotoksik selektif pada sel hepatoma manusia secara in vitro.

Richad Bileveau, PPh.D & Denis Gingras, Ph.D menemukan terapi metronomik yakni terapi kanker menggunakan senyawa-senyawa fitokimia termasuk acetogenis, yang diarahkan untuk melawan sel-sel kanker dan tidak meracuni sel-sel yang sehat sehingga dapat diberikan secara terus-menerus pada penderita kanker.

Penelitian dari Prof. Soelaksono Sastrodiharjo medapati bahwa acetogenin menganggu perkembangan sel kanker dengan cara mengurangi jumlah ATP yang dibutuhkan oleh sel kanker. Acetogenin masuk dan menempel pada diding sel, lalu masuk kedalam sel dan merusak ATP di dinding mitokondria. Karena sel kanker membutuhkan banyak energi untuk berkembang, bila ATP sebagai sumber energinya dihambat maka sel kanker lama kelamaan akan mati.

Periset dari Fakultas Kedokteran Universidad National Mayor de Sn Marcos di Lima Peru, meriset muricin H (senyawa turunan acetogenins dari sirsak) terbukti memiliki aktivitas sitotoksik selektif karena menunjukan aktivitas sitotoksik pada sel kanker.

Menurut dosen Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta Peni Indrayudha, “Ekstrak daun keladi tikus mengandung protein seperti Ribosom Inactivating Proteins (RIPs) yang mampu memotong rantai DNA atau RNA sehingga sanggup menonaktifkan perkembangan sel kanker.” Peni mengikubasikan DNA plasmid dengan sejumlah protein dari ekstrak daun keladi tikus pada tahun 2005. Terbukti RIPs memotong rantai sel DNA menjadi lingkaran semu dan linier, dilihat di bawah sinar ultraviolet.

Chee Yan Choo dari Sekolah Farmasi Universiti Sains Malaysia menguji ekstrak umbi dan daun keladi tikus terhadap aktivitas sitotoksik pada sel kanker. Hasilnya, ekstrak heksan keladi tikus bersifat sitotoksik terhadap sel kanker.
Peneliti dari Center for Drug Research Universiti Sains Malaysia Dr. Choo Sheen Lai mengungkapkan bahwa keladi tikus mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Lai juga menemukan fitol, senyawa antikanker dari keladi tikus. Fitol melawan sel kanker dengan cara menginduksi apoptosis (“bunuh diri” sel).

Amazon Plus Obat Heral Kanker Hati yang Ampuh

Jika K-Muricata memiliki khasiat yang luar biasa untuk mengatasi penyakit kanker hati, Amazon Plus sebagai obat herbal untuk penyakit kanker hati akan bekerja pada tubuh pasien untuk meningkatkan metabolisme tubuh pasien, sehingga nutrisi lebih mudah terserap oleh tubuh serta khasiat dari K-Muricata yang akan lebih cepat terasa.
Selain itu Amazon Plus akan meningkatkan kekebalan tubuh pasien kanker hati, dan dengan cepat memperbaiki setiap kerusakan sel-sel tubuh maupun jaringan tubuh yang rusak akibat penyakit kanker hati. Obat herbal kanker hati Amazon Plus hanya menggunakan bahan-bahan alami, sehingga sangat aman tanpa efek samping negatif yang merugikan bagi tubuh. Berikut ini adalah kandungan anti kanker yang terdapat di dalamnya:

Apa itu Jus Amazon Plus?

Zaitun : Studi epidemiologis menunjukkan bahwa minyak zaitun memberikan sebuah efek perlindungan terhadap tumor ganas tertentu (payudara, prostat, endometrium, saluran pencernaan, dan hati ). Efek yang menguntungkan ini dapat berhubungan dengan asam oleat, asam lemak tak jenuh tunggal yang dominan di dalam zaitun. Telah diamati bahwa asam lemak ini menurunkan produksi prostaglandin yang berasal dari asam arakidonat ( yang bertanggung jawab pada perkembangan tumor ).

Acai Berry : Acai sangat tinggi vitamin C dan asam ellagic, sebuah kombinasi untuk meningkatkan sistem kekebalan yang telah terbukti untuk menekan pertumbuhan kanker. Satu penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry menemukan bahwa senyawa polifenol yang diekstrak dari acai berry mengurangi proliferasi sel kanker hingga 56-86%. Diperkirakan bahwa senyawa ini dapat menghentikan proses karsinogenesis pada tingkat molekuler, membunuh sel-sel tumor sebelum mereka berkembang biak.

Blueberry : Sebuah penelitian di Cina yang diterbitkan dalam  World Journal of Gastroenterology pada tahun 2010, meneliti efek dari blueberry pada fibrosis hati ( peradangan hati ). Para peneliti menemukan bahwa blueberry dapat mengurangi kadar serum asam hyaluronic dan ALT, dan meningkatkan kadar superoksida dismutase ( enzim yang memperbaiki sel-sel dan mengurangi kerusakan sel yang disebabkan oleh superoksida ). Jika bisa menghambat peradangan dan mencegah kerusakan sel hati, konsumsi blueberry tampaknya bermanfaat bagi orang dengan penyakit hati.
Selain itu, ada bukti bahwa blueberry dapat menghentikan pertumbuhan kanker hati. Sebuah penelitian laboratorium di University of Illinois menunjukkan bahwa berbagai senyawa dalam blueberry, termasuk antosianin, memiliki kekuatan untuk mencegah perkembangan kanker hati pada tiga tahap: inisiasi, promosi dan proliferasi.

Manggis : Buah manggis mengandung senyawa xanthone, salah turunannya adalah Garcinone E, yang memiliki efek sitotoksik ampuh melawan sel karsinoma hepatoseluler atau kanker hati. Pengobatan kanker hati / karsinoma hepatoseluler dengan kemoterapi secara umum mengecewakan dan itu sebabnya dibutuhkan obat baru yang lebih efektif. Garcinone E telah diuji efek sitotoksiknya terhadap 14 jalur sel kanker hati yang berbeda, termasuk sel hepatoma 6, berdasarkan metode MTT. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Garcinone E memiliki efek sitotoksik kuat pada semua lini sel kanker hati ( hepatoma ) serta pada sel lambung dan kanker paru-paru.

Kombinasi antara K-Muricata dan Amazon Plus merupakan cara terbaik untuk mengatasi penyakit kanker hati stadium 1, stadium 2 maupun stadium lanjut ( stadium 3 dan stadium 4). Inilah generasi terbaru produk obat kanker hati tradisional yang menjadi harapan baru bagi setiap penderita kanker hati.

Harga Obat Kanker Hati Alami

  1. Amazon Plus 1 dus / 6 botol ( isi 300 ml ) Rp.1.560.000,-
  2. K-Muricata 1 box isi 30 sachet Rp.600.000,-

Aturan Minum

  • Amazon Plus 3 x 30 ml sehari
  • K-Muricata 2 x 1 sachet sehari

Aturan minum ini tidak mengikat dan bisa disesuaikan dengan kondisi atau parahnya penyakit.

Di anjurkan bagi Anda yang ingin melakukan pengobatan dengan menggunakan K-Muricata sebagai obat kanker hati, untuk mendapatkan hasil secara maksimal, diperlukan mengonsumsi minimal 3 selama bulan. Dalam 1 bulan pertama Anda dianjurkan untuk melakukan cek kesehatan ke rumah sakit atau dokter untuk melihat perkembangan pengobatan kesehatan Anda.

Testimoni Kesembuhan dari Kanker Hati Ganas

Testimoni kesembuhan berikut datang dari Pekanbaru Riau, dari seorang bapak yang telah divonis bahwa umurnya tinggal 2 minggu sampai 1 bulan karena menderita kanker hati ganas yang sudah memasuki stadium lanjut. Joni, yang berusia 56 tahun merupakan pensiunan dari sebuah perusahaan minyak asing di Pekanbaru.

Masalah keuangan, awalnya Bapak ini memang tidak mengalami kesulitan, karena punya banyak tabungan dari semasa mudanya, namun dapat dipastikan jika penyakitnya tidak kunjung sembuh, maka ia akan jatuh miskin karena biaya pengobatan kanker hati yang sangat mahal.

Sudah habis uang sekian banyaknya, Pak Joni masih harus diguncang berita yang menyayat hati, ia divonis bahwa hidupnya sudah tidak lama lagi. Jika uang habis tapi sembuh, mungkin masih terasa adil baginya, namun kini sudah keluar biaya besar harus pula menghadapi maut secepatnya. Ia pun terus berdoa dan menyerahkan dirinya pada Sang Maha Pencipta agar kesembuhan datang menghampirinya.

Keajaiban datang ketika seorang temannya menceritakan bahwa ada obat herbal kanker hati K-Muricata dan Amazon Plus yang katanya ampuh untuk mengobati kanker hati. “Saya langsung mencari produk itu dan saya beli paket 3 box kemudian saya minum, baru dua minggu saya minum, keajaiban datang. Saya sudah merasakan ada tanda-tanda perubahan di badan saya. Saya malah tambah yakin dengan kebesaran Tuhan melalui obat herbal kanker hati K-Muricata dan Amazon Plus.”  ujarnya.

Luar biasa pak Joni mendapatkan kesempatan hidup kedua dari Tuhan melalui kedua herbal ini. Sampai testimoni ini dibuat, ia telah melewati masa-masa vonis kematiannya lebih dari 6 bulan.

Sudah banyak pasien kanker hati yang terbantukan, dan kesaksian di atas merupakan salah satu dari sekian banyak pasien kanker yang sembuh atau pun semakin membaik berkat obat kanker hati alami K-Muricata dan Amazon Plus. Bagi Anda yang ingin mendapatkan keajaiban seperti hal nya pak Joni, silahkan lakukan pemesanan obat kanker hati Alami terbaik ini.

Itulah sekilas artikel Gejala penyebab dan obat kanker hati, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Terima kasih.

 

Written by Obat Herbal

Obatherbal-murah.com adalah blog informasi kesehatan terutama pengobatan secara alami dan tradisional agar dapat membantu meningkatkan kualitas Kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Penyebab pembengkakan jantung dan obatnya

Obat Herbal Penyakit Jantung Bocor Paling Ampuh

Manfaat Kandungan Tomat dalam AMAZON PLUS

Manfaat Kandungan Tomat dalam Amazon Plus